Rabu, 13 Februari 2008

HIV/AIDS


AIDS adalah akronim dalam bahasa Inggris dari Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan kumpulan berbagai gejala dan infeksi sebagai akibat dari hilangnya sistem kekebalan tubuh karena infeksi dari Human Immunodeficiency Virus (HIV). Walaupun sudah ada penanganan untuk AIDS dan HIV, obatnya belum diketahui.

AIDS merupakan penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. HIV, virus yang menyebabkan penyakit ini, merusak sistem pertahanan tubuh,sehingga orang-orang yang menderita penyakit ini kemampuan untuk mempertahankan dirinya dari serangan penyakit menjadi berkurang. Seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Namun, HIV yang ada pada tubuh seseorang akan terus merusak sistem imun. Akibatnya, virus, jamur dan bakteri yang biasanya tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya karena rusaknya sistem imun tubuh.

Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIV telah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.

Fakta:

Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Biak Numfor terus mengalami peningkatan. Hingga akhir Maret,kembali terdapat penambahan 19 kasus AIDS, dengan demikian, menurut data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor jumlah kasus HIV/AIDS saat ini sebanyak 283 kasus. Dari jumlah ini sebanyak 103 orang dilaporkan telah meninggal dunia.

Rabu, 06 Februari 2008

Rindu Mati

Rindu yang menggelora,,
bagai magma dari rahim gunung berapi..
berjuta angan bersemayam,,
pada kawah impian..

segores perhatian,,
haruskah kusibak disela sibukmu..
dengan sembilu rindu yang tak
tertahankan..

namun aku tak mengeluh,,
bila menumpah rindu pada kalbu,,
hanya bayang menghibur sukma,,
menggeliat kesepian dalam tatap mata..